KISAH NYATA (Bagian 1)
Baca Kisah Nyata Bagian
2
Baca Kisah Nyata Bagian
3
Nova,
Ibu Rumah Tangga dan Herman, Swasta, Bandung
Di usia 3 tahun pernikahan, kami belum juga dikaruniai
keturunan. Berbagai usaha untuk bisa hamil sudah kami jalani antara
lain terapi ke dokter dan juga minum ramuan-ramuan tradisional. Namun
sejauh itu belum menunjukan hasil.
Pada awalnya ketika kami
diperkenalkan kalung biofir ini, niat kami membelinya adalah untuk mengobati
sakit pinggang yang sering saya alami. Tapi kemudian kami mendapat informasi
dari Pak Aurik bahwa kalung ini juga bisa dicoba untuk terapi
kehamilan bagi pasangan suami istri yang sedang berusaha untuk memperoleh
keturunan. Kami kemudian mencobanya secara bergiliran karena
kalung yang kami beli hanya satu. Pertama kali memakai kalung ini saya
merasakan agak pusing, mual dan haus. Untungnya hanya berlangsung 1
hari, hari berikutnya badan terasa lebih fresh, tidak cepat lelah
sehingga berpengaruh juga pada hubungan intim kami, dan sakit pinggang
yang selama ini sering dirasakan saya pun berangsur sembuh. Suami
sayapun merasakan hal yang sama. Aktivitas seks kami-pun berlangsung
semakin lancarrrr....
Dua bulan setelah pemakaian
kalung tersebut, atas seijin dan kehendak Allah SWT Yang Maha Kuasa,
saya dinyatakan positif hamil. Kami sangat bersyukur kepada Allah
SWT dengan kehamilan ini. Kini usia kandungan saya telah mencapai hampir
9 bulan dan kami sedang menanti saat-saat bahagia menunggu kehadiran
si 'mungil' buah hati kami. (Ags 2007).
Nasrul,
Pekanbaru
Karena sering browsing internet, saya nyasar ke web biofir dan mendapatkan
kontak untuk menghadiri presentasi di dengan maksud pada awalnya hanya
untuk membeli produknya. Sebelum presentasi saya beli satu set kalung
biofir, langsung saya pakai, beberapa menit terjadi reaksi seperti ada
aliran-aliran listrik di sekitar punggung dan lengan.
Saya mengalami RSI (repetitive
strain injury) dengan rasa nyeri pada punggung yang disebabkan karena
posisi yang tidak ergonomis pada penggunaan komputer di kantor dalam
waktu yang begitu lama. Sesudah menyaksikan presentasinya saya akhirnya
membeli satu lagi untuk istri.
Di rumah akhirnya kita
sharing penggunaan: saya dan istri menggunakan kalungnya dan masing-masing
gelangnya digunakan anak perempuan saya (17 tahun) dan anak laki-laki
ketiga saya (11 tahun).
Sekarang saya tidak lagi
merasakan nyeri di punggung meskipun bekerja di depan komputer untuk
waktu yang lama; tidur lebih nyenyak, paginya bangun lebih segar dan
sepertinya ada tambahan tenaga. Istri saya merasakan hal yang sama dengan
kondisi tubuh yang sangat fit meskipun kerja ekstra lama di rumah. Anak
gadis saya yang biasanya mengalami susah tidur (d iatas jam 12:00 malam),
sering sakit kepala, bangun tidur selalu pegal-pegal dan kecapekan serta
jerawatan; sekarang mengalami banyak perubahan; jam 08:00 malam sudah
ngorok, sakit kepala hilang sama sekali dan wajahnya mulai kembali mulus.
Anak laki-laki saya: biasanya karena keaktifannya berolah raga; selalu
merasa pegal-pegal waktu bangun pagi; tapi sekarang lebih segar dan
lebih berenergi meskipun digunakan hanya pada saat pulang sekolah saja
sampai pagi sebelum berangkat ke sekolah karena takut diambil sekolah
karena memang dilarang menggunakan asesori. (Ags 2007)
Yenna
Roseva Bur, 35 tahun, Universitas Mercu Buana, Tangerang
Hepatitis, Kolesterol, Darah Tinggi, Asam Urat.
Agustus 2006 lalu saya positif Hepatitis-B. Gejalanya adalah sakit kepala
luar biasa, badan sakit dan pegal-pegal serta lemas. Sampai Juni 2007
saya rutin berobat ke dokter spesialis. Di samping itu saya juga mengidap
darah tinggi dan kolesterol. Hampir setiap hari saya merasakan sakit
di pundak dan di kepala. Setiap pulang dari kantor, saya merasa badan
lemas tak bertenaga.
Awal Juli 2007 lalu saya
buka satu web yang di sana terdapat iklan tentang Biofir Necklace. Setelah
saya pelajari dan konsultasi, akhirnya saya pesan satu Kalung Biofir
untuk saya pakai. Keesokan harinya saat bangun tidur, saya merasa segar
dan bersemangat. Padahal biasanya, saat bangun tidur badan lemas dan
kepala terasa berat.
Semenjak pake Kalung
Biofir saya tidak pernah merasakan sakit kepala lagi, padahal sebelumnya
saya hampir tiap hari minum obat sakit kepala. Saya benar-benar merasakan
manfaat Kalung Biofir ini. Setiap hari penuh semangat. Saya bersyukur
kepada Allah karena saya sudah terlepas dari penderitaan sakit kepala
yang sebelumnya setiap hari saya derita.
Suami saya (38 tahun)
belakangan sering mengeluh sakit di lutut dan kaki. Sehabis sujud saat
sholat dia merasakan sakit luar biasa di kakinya. Beberapa kali saya
pinjamkan Kalung Biofir, suami saya merasa sakit di kakinya hilang semenjak
itu.
Beberapa hari setelah
saya pake kalung, saya melihat atasan saya minum obat sakit kepala.
Hal ini sering saya lihat di kantor, beliau sering pusing pusing. Saya
coba ceritakan pengalaman saya pake Kalung Biofir, lalu saya coba pinjamkan
kalung saya kepada beliau. Awalnya beliau tidak yakin, tapi setelah
satu jam memakai kalung saya, beliau merasakan manfaatnya. Kepalanya
tidak terasa sakit lagi dan badannya terasa lebih segar katanya. Akhirnya
beliau beli. Sampai saat ini beliau tidak pernah minum obat pusing lagi.
(Ags 2007)
Rosnani,
33 tahun, Paoman Indramayu
Saya punya keluhan di bagian punggung belakang, sakit maag,
migren, tulang terasa ngilu, setiap bangun pagi punggung
saya terasa kaku tidak bisa digerakkan. Hampir tiap hari bangun pagi
kesakitan dan sangat tersiksa. Pijat refleksi sudah santapan untuk saya.
Sore hari saya mandi pakai air hangat yang direbus bersamaan dengan
daun sere baru badan saya tersa segar.
Tanggal 14 Juli saya
dipinjami Kalung Biofir oleh teman, langsung saya pakai. Sesampai di
rumah mendadak kepala saya terasa berat dan pusing sekali sampai saya
takut. Lalu kalung itu saya copot. Selang beberapa saat kalung itu saya
pakai kembali.
Subhanallah, Allah Maha
Besar yang telah mempertemukan saya dengan Kalung Biofir ini. Saat saya
bangun tidur pagi terasa badan dan punggung saya yang tadinya kaku sekarang
tidak lagi. Alhamdulillah badan saya terasa segar bugar, langsung saya
memutuskan untuk membeli Kalung Bio itu.
Kalau melihat dari harganya
yang mahal dan bentuk yang biasa saja, saya tidak tertarik dan tidak
akan membeli kalung ini. Tapi setelah saya rasakan khasiatnya dan tidak
diragukan lagi manfaatnya langsung saya membelinya. Mudah-mudahan Kalung
Biofir ini selalu berguna bagi saya dan kaluarga bahkan mungkin bagi
teman-teman yang mau merasakannya. (Ags 2007)
Suyono
(61 tahun), Guru SD, Kencong, Jember, Jawa Timur
Pembengkakan Tyroid / Struma / Gondok
Sejak sekitar tiga tahun yang lalu, saya merasakan keanehan
pada leher saya. Mulanya kecil tetapi makin lama makin membesar. Setelah
saya periksakan ke dokter, ternyata terjadi pembengkakan kalenjar
tyroid di leher saya (struma, gondok). Terakhir saya merasakannya
sebesar telur bebek. Jika saya sedang merundukkan badan, maka sangat
terasa sekali keberadaannya, seperti ada telur menggantung di leher
saya. Juga apabila dipakai untuk menelan, terasa sangat mengganjal.
Tentu saja hal ini menimbulkan kepanikan saya.
Berbagai pengobatan sudah
saya lakukan. Namun saya menghindari untuk tindakan operasi. Sebenarnya
dokter mengatakan satu-satunya cara penyembuhannya adalah dengan operasi.
Sementara operasi di bagian leher adalah bukan hal mudah. Biayanya pun
mencapai puluhan juta rupiah.
Satu tahun yang lalu
saya memakai Kalung Biofir. Awalnya sering saya lepas karena tidak yakin
bisa sembuh dengannya. Tapi saya mulai percaya manfaatnya ketika saya
disengat lebah dua kali, bisa cespleng sembuh seketika dengan ditempel
kalung itu. Apalagi anak saya ngeyel agar saya selalu memakainya,
setiap hari, baik terjaga maupun tidur.
Selain memakai kalung,
sekitar satu bulan lamanya, saya juga rutin oleskan endapan batu kapur
(Jawa : njet) setiap malam pada leher saya. Beberapa minggu kemudian,
tyroid saya mulai mengecil dan semakin kecil. Alhamdulillah, sekarang
saya tidak merasakan lagi adanya pembengkakan itu. (Jul 2007)
Khusnul
Khotimah, Mahasiswa PGTK UNJ Tingkat Dua
Kurang lebih dua tahun yang lalu, saya menderita penyakit maag akut,
typus akut, flek paru-paru. Karena penyakitnya sudah parah, maka
virusnya menyebar sampai ke saraf belakang. Jadilah infeksi sumsum
tulang belakang dan akhirnya syaraf motorik kaki saya terganggu.
Dari dada sampai kaki terasa kebal/ba?al dan kedua kaki saya pun lumpuh.
Setiap hari saya memakai cateter agar bisa buang air kecil dan
juga harus memakai pampers karena buang air besar tidak dapat
dikontrol.
Setelah tiga setengah
bulan di rumah sakit, akhirnya saya diijinkan pulang. Belum ada kepastian
saya bisa sembuh atau tidak. Tetapi saya sangat yakin Allah SWT tidak
akan menguji hamba-Nya di luar batas kemampuannya. Dan saya yakin Allah
SWT akan memberikan jalan untuk hamba-Nya yang mau berusaha.
Segala obat dan terapi
telah dicoba. Akhirnya kondisi saya mulai membaik. Walaupun masih banyak
keluhan seperti kaki ngilu dan nyeri, kepala sering pusing, badan
terasa pegal-pegal seperti habis dipukuli dan harus memakai korset
agar pinggang saya tidak sakit. Dua kali dalam seminggu saya harus melakukan
pengobatan dan setiap malam harus melumuri kaki saya dengan minyak gandapura
agar nyeri dan ngilu di kaki saya tidak terasa lagi.
Kebetulan ada saudara
yang menawari Kalung Biofir. Saya tertarik dengan manfaat yang diuraikan.
Tetapi karena harganya sangat mahal, saya berfikir dua kali. Akhirnya,
beliau meminjamkan kalung itu. Setelah satu hari saya memakainya, kaki
saya tidak ngilu dan nyeri lagi. Malam itu saya tidak melumurinya dengan
minyak gandapura. Akhirnya kami memutuskan untuk membeli kalung ini.
Setelah beberapa bulan pemakaian, Alhamdulillah saya tidak memakai korset
lagi, bisa naik-turun bus, dada saya tidak sakit lagi, penyakit maag
saya sembuh dan banyak lagi manfaat yang saya dapat dengan menggunakan
kalung ini. Bahkan, sekarang saya bisa naik sepeda lagi.
Segala puji bagi Allah
yang telah mempertemukan saya dengan kalung ini dan terima kasih kepada
saudara saya yang telah menawarkan dan meminjamkan kalung ini sehingga
saya dapat merasakan manfaat dari kalung ini. Sampai saat ini saya masih
memakai kalung ini. Karena saya yakin Allah SWT mempertemukan saya dengan
kalung ini sebagai jalan untuk sehat. (Jul 2007)
Sujud
Suyatno, bankir dan Rr. Indah Noersantie (istri), Karyawati di Jakarta
Kolesterol, Darah Rendah, Diabetes
Saya memiliki kolesterol LDL sampai 146 dan kolesterol
total mencapai 200. Pundak dan sekitar leher sering sekali kaku-kaku.
Mestinya saya terapi batu giok 2x sehari. Namun karena aktifitas saya
sebagai karyawan perusahaan perbankan, setelah pulang kerja masih harus
mengikuti pendidikan bidang properti dan tiba di rumah malam hari, sehingga
saya jarang memakainya. Apalagi selama terapi giok saya harus tiduran
40 menit di atas alat tersebut sehingga tidak bisa melakukan aktifitas
lain.
Tetapi setelah saya memakai
Kalung Bio Far Infrared Rays (Kalung Biofir) sejak Januari 2007 lalu,
rasa pegal dan kaku di pundak serta di sekitar leher menjadi hilang...
sampai saat ini.
Demikian juga dengan
istri saya yang memiliki darah rendah dan sering pusing bahkan pernah
jatuh pingsan. Saat ini dia sudah bisa bernafas lega karena kondisi
badan menjadi lebih fit dan jarang pusing lagi. Juga belum pernah pingsan
sejak memakai Bio Genetic FIR (Kalung Biofir). Pada awal pemakaian,
istri saya merasakan reaksi/healing crisis berupa pusing (Jawa: nggliyeng),
badan terasa hangat (Jawa: meriang).
Alhamdulillah, saya bersyukur
kepada Allah SWT yang telah memberikan kenikmatan berupa kesehatan kepada
keluarga kami. Dengan seijin Allah manusia dapat mengembangkan Bio Genetic
Far Infrared Rays (Biofir) yang berguna bagi kemaslahatan umat di Bumi.
(Jul 2007)

Titik
S. (46 tahun) dan Moch. Fauzan (49 tahun), Jember, Jawa Timur
Terkilir, Melilit, Sembelit, Sesak Napas, Jantung Lemah
Berawal dari peristiwa menyedihkan dari meninggalnya anak ketiga saya,
kesehatan saya semakin menurun. Ditambah lagi kecelakaan yang membuat
kaki kiri terkilir sehingga tidak bisa digerakkan. Aktivitas menjadi
sulit. Sholatpun duduk di atas kursi. Karena sering sakit, tidak masuk
dinas pun menjadi sering. Sampai sungkan (malu) dengan pimpinan dan
teman. Allah mungkin menguju kesabaran saya, meski sudah berobat ke
dokter bahkan pengobatan alternatif, usaha dan ikhtiar belum berhasil.
Suatu hari pertengahan
April 2007, teman baikku Mbak Rodiana menunjukkan untaian kalung putih,
album foto, VCD dan brosur. Mbak Din (panggilan Mbak Rodiana) memberi
penjelasan bahwa kalung itu berkhasiat dan saya dipinjami dua hari.
Padahal Mbak Din tidak tahu kalau saya sedang sakit. Sepertinya ini
pertolongan Allah. Langsung saya pakai kalung, VCD saya tonton, brosur
saya baca, album saya lihat-lihat sehingga saya langsung mantap.
Malam hari kalung saya
lingkarkan pada kaki yang sakit. Alhamdulillah saat bangun pagi yang
biasanya harus dipapah suami, pagi itu tidak lagi. Saya bisa bangun
sendiri. Sakit di kaki saya banyak berkurang. Kepala yang selalu sakit
juga tidak lagi. Lambung yang sering melilit dan sukar BAB, alhamdulillah
berangsur hilang. BAB lancar lagi.
Saya bahagia dan bertambah
lagi kebahagiaan itu karena suami tercinta yang semula menderita jantung
lemah dan sesak napas serta sulit BAB, setelah memakai kalung Biofir
juga merasakan manfaatnya dan semua penyakit yang diderita suami saya
tidak ada lagi.
Alhamdulillah ya Allah,
Engkau telah mempertemukan kami dengan Mbak Din sebagai perantara penyembuhan
penyakitku dan suamiku, melalui pemakaian kalung Biofir.

Irfan
Mushodiq, 50 tahun, Jember, Jawa Timur
Sakit dan Nyeri di Tangan Kiri
Saya mulai sakit sejak November 2006. Ada masalah dengan tangan kiri,
rasanya nyeri dan setiap tidur bahasa Jawanya ?gelimpengan? (bergelimpangan).
Akhirnya kurang tidur, kepala jadi pusing, wajah pucat. Untuk membasuh
wajah pada waktu berwudhu hanya pakai tangan kanan, karena tangan kiri
kalau diangkat ke atas hanya sebatas atau sejajar bahu, itupun rasanya
sakit dan nyeri. Periksa ke dokter diagnosa kena asam urat, apabila
obat dari dokter diminum, nyeri berkurang. Tetapi saat obat habis terasa
nyeri lagi. Pijat sudah saya lakukan, agak enakan sementara waktu. Nanti
kambuh-kambuh lagi.
Sewaktu akan ke dokter
lagi yang spesialis, saya kedatangan keponakan saya Tontowi. Awal Februari
2007 dia menawarkan untuk mencoba kalung kesehatan infra merah, yang
intinya melancarkan sirkulasi darah. Tanpa basa-basi langsung saya kenakan.
Alhamdulillah ucapan
tulus saya. Lima hari setelah memakai kalung Biofir, nyeri tangan kiri
saya berangsur-angsur hilang. Dan saya bisa lagi mengangkat tangan kiri
saya sehingga dapat membasuh muka dengan kedua tangan. Akhirnya saya
beli kalung tersebut dan sampai sekarang tidak pernah lepas dari aktivitas
sehari-hari saya. Manfaatnya benar-benar terasa dan tubuh tambah sehat.
(Jun 2007)
dr.
Nita Yulinda, Bapelkes Pekanbaru
Sembuh dari Alergi Bertahun-tahun dan Menjadi Lebih Sabar
Sebelum menggunakan kalung Biofir saya memiliki masalah dengan suhu
dingin. Terutama di pagi hari. Mandi dengan air dingin selalu saya hindari
karena saya akan merasa amat kedinginan dan menggigil. Namun setelah
1 bulan penggunaan kalung Biofir ini, bagi saya mandi air dingin di
pagi hari bukan masalah lagi.
Bukan itu saja. Manfaat
kalung ini yang jauh lebih dasyat adalah saya merasa lebih santai menghadapi
masalah, nggak gampang stres dan lebih mudah menahan amarah.
Bahkan anak-anak saya sampai komentar, kok mama sekarang jarang marah
ya? Alhamdulillah.
Satu hal lagi yang membuat
saya amat bersyukur adalah keponakan saya yang tinggal di Padang, Sumatera
Barat. Dia memiliki masalah tidak dapat buang air besar secara normal
dan harus disedot seminggu sekali karena fungsi syaraf dari kolon hingga
dubur yang tidak berfungsi normal. Alhamdulillah setelah menggunakan
kalung Biofir, saya mendapat kabar bahwa dia sudah mulai dapat buang
air besar sendiri. Tahap demi tahap semakin menuju normal. Mudah-mudahan
segera sembuh. Semoga lebih banyak lagi orang yang terbantu dari produk
bermanfaat ini. Amin. (Apr 2007)
Alwis
Nashir, ST. Dosen Teknik Informatika, Pekanbaru
Batuk Alergi Sembuh, Talingo Bardanguang Hilang
Saya mendapat informasi tentang produk kalung Biofir ini melalui internet.
Begitu gencar promo yang ada membuat saya penasaran juga dan mencoba
tahu lebih banyak. Akhirnya saya coba pelajari dan tertarik juga untuk
membelinya. Saya sendiri sebelumnya punya masalah alergi di tenggorokan,
sering batuk malam hari menjelang tidur dan juga pagi hari. Daya
tahan tubuh saya juga tergolong kurang baik, gampang sakit dan telinga
sering berdengung. Sebelumnya saya merasa aneh, masa sih kalung
bisa membantu kesehatan? Namun karena penjelasan yang begitu ilmiah,
sesuatu yang sebelumnya aneh bagi saya, menjadi amat masuk akal. Saya
membelinya dan alhamdulillah, keyakinan saya itu ternyata benar. It
works... alergi saya sudah tidak pernah mengganggu lagi. Flu? Hampir
lupa dan dengung di telinga telah hilang hanya dengan 2 bulan pemakaian.
Sesuatu yang sebelumnya begitu mahal, saat ini saya rasakan begitu besar
manfaatnya dan saya bersyukur bisa memilikinya. (Apr 2007)
Syafriadi,
50 Thn. Staff PLN Wilayah Riau di Pekanbaru
Kolestrol Normal, Telinga Berdengung Hilang
Luar Biasa. Saya berkenalan dengan produk kalung Biofir ini setelah
saya diminta oleh seorang teman untuk mendeteksi energinya. Kebetulan
saya memang memiliki kepekaan untuk itu, karena saya belajar ilmu pernafasan
dan Reiki. Saya coba sentuh kalung itu : nyeng.... Besar sekali
energinya. Benda apa ini, kata saya waktu itu. Ini Kalung Biofir kata
teman saya, lalu saya ditawari untuk membeli. Walaupun harganya membikin
kaget, saya paksakan membelinya.
Luar biasanya lagi dalam
2 hari dengung di telinga (sebagai pertanda tekanan darah saya yang
tinggi) tidak saya rasakan lagi. Saya cek darah di klinik kantor, ternyata
memang tekanannya normal. Sebulan kemudian, kira-kira awal Maret 2007,
saya coba cek kolesterol total dan alhamdulillah sudah 200 hasilnya.
Ini sudah lama tidak pernah saya rasakan. Sudah bertahun-tahun kolestrol
saya tinggi. Sekarang yang bingung dokter di klinik kantor saya, dia
kangen dengan saya yang biasanya rutin mengunjunginya. Sekarang jarang
ke sana. Hehehehe.... Alhamdulillah.... (Apr 2007)
Muhammad
Anson, 32 Tahun. Staff IT PLN Cabang Pekanbaru
Saya menggunakan kalung Biofir ini sejak awal Februari 2007.
Awalnya berat juga untuk membelinya, harga yang mahal untuk sebuah kalung
keramik. Namun karena mendengar penjelasan yang begitu meyakinkan, membuat
hati saya mantap untuk memaksakan diri membelinya. Alhamdulillah keputusan
saya yang awalnya membuat istri saya cemberut itu tidak begitu lama
saya rasakan manfaatnya. Seminggu pemakaian, badan rasanya lebih FIT.
Flu sejak saat itu hingga kini belum pernah saya alami. Pilek
pagi berkurang perlahan-lahan. Istri pun sekarang tersenyum, bahkan
kami berebut menggunakannya. Karena istri saya juga merasakan khasiatnya,
sekarang kami atur bergiliran pakai kalung sampai ada rejeki untuk membeli
1 lagi :). Alhamdulillah. (Mar 2007)
Jhan
Zeib Khan, IT Engineer & Internet Marketer, Pekanbaru
Sebenarnya produk kalung kesehatan tidaklah terlalu asing
bagi saya. Sebelum saya kenal produk kalung Biofir ini, sejak 3 tahun
lalu saya telah mengenal produk sejenis dengan teknologi yang berbeda.
Namun terus terang untuk dari produk tersebut saya tidak terlalu jelas
merasakan manfaatnya dan terbuat dari bahan yang gampang pecah. Hingga
suatu hari saya melihat iklan kalung Biofir, saya cukup tertarik juga
untuk mempelajarinya. Saya putuskan untuk beli 3 kalung karena memang
jauh lebih murah dari pada beli satu-satu. Kalung saya pakai, dan dipakai
juga oleh istri, dan anak saya.
Alhamdulillah tak berapa lama saya mulai merasakan reaksi kalung ini.
Walaupun pada minggu pertama, saya tidak langsung merasa nyaman, justru
seluruh otot di badan saya terasa kaku dan sakit semuanya (terutama
di sekitar dada). Saya mendapat penjelasan, bahwa memang begitu biasanya
reaksi yang akan terjadi di awal pemakaian (hanya terjadi para sebagian
kecil pemakai). Peristiwa ini disebut sebagai "reaksi penyembuhan",
racun dari tubuh mendesak untuk keluar (detoksifikasi) dan saya disuruh
minum banyak air untuk mempercepat proses tersebut serta untuk mengurangi
keluhan. Ternyata memang benar, dengan minum air banyak, reaksi itu
cepat hilang dan saya merasa tubuh saya jauh lebih ringan. Siang
hari nggak gampang ngantuk lagi.
Yang benar-benar saya
syukuri adalah apa yang terjadi dengan anak ke-2 saya, Akhar Khan. Sejak
bayi dia pilek nggak sembuh-sembuh. Sempat membikin dokter anak
langganan kami menyerah untuk memberi obat penyembuhnya, karena udah
banyak obat anti alergi diberikan tapi nggak sembuh juga. Masalah
anak saya ini, cukup menggangu saya dan istri, di samping terkesan jorok,
saya kasihan juga sama dia yang selalu srat-srut di hidungnya.
Alhamdulillah justru setelah tidak memakai obat apapun, kira-kira setelah
1 bulan pemakaian kalung ini, hidung anak saya kering... ring... ring...
Dan hebatnya lagi flu yang biasanya di rumah saya seperti arisan (bergiliran
dari saya, istri, anak-anak) sejak kami menggunakan produk ini, alhamdulillah
nggak pernah datang lagi. Padahal justru sejak menggunakan produk ini,
saya menghentikan konsumsi suplement vitamin C yang telah saya konsumsi
lebih dari 8 tahun lamanya. Alhamdulillah.... Thanks God this is the
miracle from the sun. (Mar 2007)
Djuhdi
Adam (66 tahun), Pensiunan Perum Pelindo II, Jakarta Utara
Penyakit Gula dan Stroke. Diceritakan kembali oleh Kuwat Slamet
Gemiadi.
Nama saya Djuhdi Adam (usia 66 tahun), tinggal di Koja, Jakarta Utara.
Saya adalah pensiunan pegawai Perum Pelindo II Jakarta. Saya juga menjabat
sebagai Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kotamadya Jakarta Utara.
Saya sudah cukup lama
mengidap penyakit gula dan juga terserang stroke hingga jari-jari kedua
tangan saya tidak bisa digerakkan. Seluruh badanpun terasa kaku. Alhamdulillah
setelah satu minggu saya memakai kalung biofir yang diperkenalkan
oleh keponakan saya yang bernama Abdul Wahid, jari-jari
kedua belah tangan sudah bisa digerakkan. Badan yang tadinya
terasa kaku sekarang sudah mulai lentur dan tidak kaku lagi. Kini (tiga
minggu memakai kalung) saya sudah bisa memegang
piring dan sendok sendiri. Bahkan saya pun sudah bisa menggaruk
bagian punggung saya sendiri. Alhamdulillah....
Untuk kadar gula pada
tubuh, saya memang belum cek ke dokter. Namun perkiraan saya kadar gulanya
sudah turun karena setelah memakai kalung ini badan terasa sangat enak.
Saya bersyukur pada Allah dan berterima kasih pada keponakan saya yang
telah memperkenalkan produk ini. (Jan 2007)
Aan
Wahyudi, Jakarta
Langsung aja, kakak ipar saya pada beberapa bulan tahun kemaren pernah
sakit. Pada waktu itu diagnosa dokter adalah darah yang terlalu kental
dan ada peradangan persendian. Oh yaa, kakak ipar saya adalah
perawat. Saat kambuh, badannya lemes, sedikit demam, gangguan di perut
dan juga tidak kuat berjalan jauh karena di dengkul dan mata
kaki ada sedikit pembengkakan.
Jalur medis sudah ditempuh
dg bermacam obat kimiawi dan juga alternatif; dari singkong diparut
diambil sarinya, jahe dan segala macemnya kalo diitung-itung ada 6 macam
yang harus dikonsumsi setiap hari.
Pada waktu itu ada temen
menawarkan pengobatan, setelah dicoba beberapa hari belum membuahkan
hasil yang diharapkan. Hampir bersamaan saya juga menawarkan terapi
menggunakan Kalung Biofir dan juga jeli gamat Gold-G. Waktu itu kakak
ipar kurang yakin karena ketika memakainya, dia tidak merasakan sensasi
apa-apa dari kalung tersebut. Tapi saya berusaha meyakinkan bahwa kesembuhan
mutlak Alloh yang punya, sedangkan manusia hanya berusaha. Jika dibanding
sebelumnya yang harus minum beberapa macam obat, kesannya ribet dan
membosankan, kenapa gak dicoba aja.
Akhirnya
kakak ipar mau memakainya dan minum jeli gamat Gold-G serta tidak lagi
minum obat lain. Setelah habis satu botol Gold-G, kakak ipar pesen lagi
hingga sampe hari ini sudah 3 botol. Alhamdulillah keluhan-keluhan yang
sebelumnya diderita sekarang ini sudah tidak dirasakan lagi.
Alhamdulillah syukur
kepada Alloh yang memberikan kita nikmat merasakan sakit dan nikmat
merasakan kesembuhan. (Jan 2007) |